Seputar Karawang

Mantan Ketua MK Menghadiri Diskusi Kebangsaan Di Karawang

By:
2019-05-19 08:22:14
1175 dilihat

Karawangkita.com - Pada kesempatan diskusi kebangsaan yang digelar Sabtu sore kemarin (18/5) di Masjid Agung Syeikh Quro Karawang, yang dihadiri oleh Ketua Syarikat Islam Dr,.Hamdan Zoelva,.SH,.MH, Ketua DKM Drs,.H Acep Zamhuri,.M.Si dan 20 perwakilan ormas Islam Se-Kabupaten Karawang. 

Dalam diskusi kebangsaan tersebut, Hamdan Zoelva menceritakan tentang sejarah panjang dari mulai masuk dan diterimanya Agama Islam secara damai di Nusantara tercinta ini. Menurut mantan ketua lembaga peradilan tertinggi ini juga mengatakan bahwa penyebaran agama Islam di Nusantara ini tidak terlepas dari jalur perdagangan, karena masuk akalnya dan begitu jelasnya Agama Islam, sehingga Islam dengan sangat mudah masuk dan diterima oleh mayoritas masyarakat Indonesia, hal ini membuat para petinggi Nusantara ini ingin sekali mengenal agama Islam hingga memeluknya. "Jadi Islam ini berkembang di tatanan masyarakat terlebih dahulu, karena saking banyaknya dan menjadi mayoritas, akhirnya membuat para petinggi kerajaan mempelajari dan memeluk Agama Islam", ungkap Zoelva.

Dengan seiringnya waktu, menurut Zoelva, Agama Islam bisa menguasai seluruh aspek tatanan kehidupan di Indonesia, dari aspek Ekonomi/perdagangan, sosial, politik hingga kebudayaan Islam bebrbaur dengan cepat dan mudah di sini. Pada awal abad ke-16 terjadi resesi ekonomi dunia, yang membuat bangsa eropa harua mencari komoditas ke Nusantara, sehingga awalnya datang beberapa pengusaha eropa. "Karena begitu mudahnya berdagang di Nusantara, semakin bertambah pengusaha eropa tersebut yang ikut berdagang di sini", imbuh Zoelva.

Yang awal mulanya hanya berdagang, timbul lah hasrat ingin menguasai perdagangan di Nusantara, dan para pedagang eropa tersebut membuat serikat dagang yang mereka berinama Vereenigde Oostindische Compagnie atau disingkat menjadi VOC.

Pada saat itu, berkuasalah para pengusaha eropa yang berserikat tersebut, dengan membujuk para Raja yang ada di Nusantara hingga mereka berhasil menguasai sepenuhnya Nusantara. Hal ini membuat bangsa ini terbagi menjadi 4 Strata sosial ekonomi diantaranya ;
1. Pengusaha Eropa,
2. Para Raja,
3. Etnis Tionghoa,
4. Umat Islam/Pribumi.


Seiring berjalannya waktu, beberapa raja - raja nusantara berhasil ditumbangkan dan strata tersebut hanya terbagi menjadi 3 Golongan pada saat itu ;
1. Bangsa Eropa,
2. Etnis Tiong hoa, dan
3. Umat Islam/ Pribumi.

Mungkin setelah geram dengan perlakuan para pendatang dan termarjinalkannya rakyat pribumi, akhirnya yang menempuh pendidikan di Mekah kembali dan mendirikan sebuah organisasi Serikat Dagang Islam, yang saat ini dikenal sebagai Syarikat Islam. Yang dari sinilah awal mulanya bermunculan organisasi - organisasi kemasyarakatan baik di bidang ekonomi, sosial hingga politik yang melahirkan kemerdekaan Republik Indonesia", lanjut Zoelva yang masih semangat saat menjelang berbuka puasa.

"Dari sejarah singkat ini, kami berharap umat Islam dapat bersatu demi kemajuan bersama. Pengusaha muslim harus bersatu agar tidak tertinggal di Negri sendiri", tambah Zoelva mengakhiri sambutannya pada acara diskusi kebangsaan di Masjid Aguns Syeikh Quro Karawang.


Komentar
Belum ada komentar saat ini
Buat Komentar